Langsung ke konten utama

Mimesis dan Signficant Form

 1. Poster Film

Gambar 1. Poster Film One Piece Red

Dilihat Dari Teori Mimesis :

Dapat dilihat dari background poster tersebut terdapat sekumpulan bajak laut dan seorang gadis yang sedang memegang mic konser. ilustrasi ini mempresentasikan dari alur cerita yang ada.

Dilihat Dari Significant Form :

Dilihat dari poster ini terdapat gabungan warna pada tulisan dengan tone warna yang dipakai pada poster film ini yang mewujudkan sebuah bentuk fiktif belaka karangan seseorang.


2. Flayer

Gambar 2. Flayer Fitness club

Dilihat Dari Teori Mimesis :

Dilihat dari teori mimesis pada flayer diatas ini sangat jelas sekali tergambarkan seorang wanita yang sedang melakukan olahraga gym, dimana olahraga ini baik untuk kesehatan tubuh.

Dilihat Dari Significant Form :

Terlihat kombinasi element yang tergabungkan pada flayer ini yaitu tipografi, tatak letak element, dan foto, yang menciptakan sebuah karya desgin yang menarik untuk dilihat.



3.  Iklan

Gambar 3. Iklan Shampo Head and Shoulders

Dilihat Dari Teori Mimesis :

Pada iklan diatas ini terdapat background tentang ilustrasi sebuah bunga berwarna putih dah biru yang menyelimuti sampo yang bertujuan memberi tahu konsumen bahwa sampo ini mempunyai mentol yang mendinginkan kepala.

Dilihat Dari Significant Form :

Tergabungnya beberapa element ilustrasi, foto, dan tipografi, pada iklan ini menciptakan sebuah design iklan yang menarik.













Komentar

Postingan populer dari blog ini

menurut kalian, mengapa kita perlu hidup dan hadir di kuliah DKV unindra

 MENDAPATKAN BAYARAN DENGAN MENJADI KREATIF Desainer grafis mengekspresikan kreativitas mereka setiap hari. Selain memilih palet warna dan memilih citra dan jenis, mereka juga harus berpikir ‘di luar kotak’ untuk menyelesaikan pekerjaan yang menantang. Jika Kamu tipe kreatif, dengan perhatian yang baik terhadap detail, desain grafis memberi Kamu kesempatan untuk mewujudkan ide-ide Kamu.  MENGHASILKAN KARYA YANG BERMANFAAT  Setiap proyek desain dari selebaran kecil hingga kampanye periklanan besar berpotensi memberikan manfaat bagi orang lain. Misalnya kampanye poster dapat mendorong seseorang untuk mendonor darah, logo yang tepat dapat membantu bisnis lokal menarik lebih banyak pelanggan atau Kamu bahkan dapat mengarahkan orang ke arah yang benar melalui papan nama yang efektif. Apa pun yang Kamu rancang, kemampuan untuk membuat perubahan adalah hak istimewa. Asah keterampilan komunikasi visual Kamu di perguruan tinggi dan gunakan untuk membuat dampak. Ini merupakan...

estetika dan moral dari martin surayajaya

Muhammad Rizky Eestetika, Etiket, Etika dan Moral Desember 14th, 2022 Martin Suryajaya Estetika Yaitu keindahan, bukan hanya itu bahkan yang lain juga mengatakan usaha mempercantik diri. Tapi estetika sendiri bukan dari keindahan seni menurut Martin Suryajaya estetika itu berakar dari bahasa yunani yaitu AISTHESIS yang artinya penyerapan indrawi. Yang dimana di era filsuf seperti imanuel khan dan plato menggambarkan sebagai penyerapan indrawi. Dan asal usul nya juga berdasar pada cabang ilmu filsafat yaitu epistemologi yg berdasar pada asal usul pengetahuan manusia. Peralihan estetika terjadi pada abad 18 oleh tokoh estetikawan pertama yaitu Alexander baumgarten. Tapi konsep keindahan itu sendiri sudah ada sejak zaman yunani hingga zaman modern dengan mengambil satu sisi dari segitiga konseptual yaitu apa yang indah (Pulchrum), apa yang benar (Verum), dan apa yang baik (Bonum). Itu adalah tiga sisi dari realita yang sama. Dari Sini saya belajar bahwa keindahan seni bukan hanya pandanga...

Bentuk dalam Lukisan Modern Clive Bell

6 Bentuk dalam Lukisan Modern Clive Bell Dikutip dari Seni oleh Clive Bell. Dicetak ulang dengan izin dari The Society of Authors sebagai  perwakilan sastra dari Estate of Clive Bell.  Titik awal untuk semua sistem estetika haruslah pengalaman pribadi yang khas  emosi. Benda-benda yang memancing emosi ini kita sebut karya seni. Semua orang sensitif  setuju bahwa ada emosi aneh yang dipicu oleh karya seni. Saya tidak bermaksud, tentu saja,  bahwa semua pekerjaan memancing emosi yang sama. Sebaliknya, setiap karya menghasilkan  emosi. Tetapi semua emosi ini dapat dikenali dalam jenis yang sama; sejauh ini, bagaimanapun juga,  pendapat terbaik ada di pihak saya. Bahwa ada jenis emosi tertentu yang dipicu oleh karya  seni visual, dan bahwa emosi ini diprovokasi oleh setiap jenis seni visual, oleh gambar,  patung, bangunan, pot, ukiran, tekstil, &c., &c., menurut saya, tidak diperdebatkan oleh siapa pun  mampu merasakannya. Emosi ini ...